• 28 February 2024

Tanggulangi Dampak ElNino Terhadap Petani di Parimo

uploads/news/2023/11/tanggulangi-dampak-elnino-terhadap-82512baa74f7e49.jpg

Jagadtani - Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng), menyalurkan bantuan untuk petani jagung di Desa Wana Mukti Barat, Kecamatan Bolano.

Adapun jenis bantuan yang diserahkan yakni, Han Tractor 1 Unit, Alat tanam benih jagung, Benih jagung hibrida HK 212, Benih padi inpari 52, Pupuk Salika dan Pupuk Cair LBA.

Bantuan tersebut, merupaka upaya dari pemerintah dalam menanggyulangi dampak El Nino di kabupaten yang terletak di sebelah timur Kota Palu itu.

Dampak kondisi El Nino saat ini, menurutnya sangat berpengaruh terhadap produktivitas petani. Meski untuk Parigi Moutong tidak terlalu berdampak yang sangat signifikan.

Saat ini kata dia, pemerintah daerah terus berupaya untuk selalu meningkatkan pendistribusian bantuan dalam bentuk produktivitas pertanian, peralatan, pupuk dan bibit.

Dampak kondisi El Nino saat ini, menurutnya sangat berpengaruh terhadap produktivitas petani. Meski untuk Parigi Moutong tidak terlalu berdampak yang sangat signifikan.

Pemerintah Daerah kata dia, terus berupaya untuk selalu meningkatkan dan memberikan bantuan dalam bentuk produktivitas pertanian, peralatan, pupuk dan juga bibit.

"Semoga bantuan beberapa Peralatan yang telah diberikan oleh pemda, benar-benar bisa meningkatkan produktivitas pertanian kita dan juga bisa meningkatkan pendapatan masyarakat," ujarnya.

Ia berharap, apa yang telah diberikan, seperti alat tanam jagung untuk dijaga dengan baik. Kelompok tani yang diberikan bantuan alat, dimintanya untuk tidak menjadikan bantuan alat sebagai milik pribadi.

"Dalam satu kelompok jangan sampai ada yang mendominasi merasa memiliki terlalu tinggi sehingga anggota kelompok yang lain tidak kebagian dalam penggunaannya," katanya mengingatkan.

Selain itu, Zulfinasran juga meminta Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) untuk mengakomodir kebutuhan para kelompok tani (Poktan) jagung.

Sebab kata dia, fenomena El Nino yang saat ini terjadi di Indonesia, menjadi faktor pemicu terganggunya produktivitas pangan di Indonesia, sebagian besarnya berasal dari hasil pertanian.

"Hal itulah yang menyebabkan melonjaknya harga kebutuhan pangan," ungkapnya.

Meski demikian, Zulfinasran mengatakan, atas upaya yang dilakukan pemda dan seluruh stakeholder serta masyarakat, dampak El Nino tidak terlalu mempengaruhi perekonomian. Sebab, stabilitas harga pangan masayarakat tetap terjaga dan inflasi masih terkendali.

"Menjadi tugas dari kami yang tergabung dalam Tim penanggulangan inflasi daerah. Bagaimana jika terjadi harga naik apa yang harus dilakukan ketika harga turun apa yang harus dilakukan," pungkasnya.

Related News